Empat Empat Penyebab Utama Mengapa Lantai Epoxy Cepat Rusak

Penyebab Lantai Epoxy Cepat Rusak

Tanpa pengetahuan prosedur yang tepat tentang aplikasi dan juga maintenace dari lantai epoxy, beberapa hal dapat saja membuat usianya menjadi tidak lama

Sebagai salah satu pilihan finishing lantai pada industri konstruksi modern, lantai epoxy semakin banyak diminati dari hari ke hari. Ada banyak gedung properti dan fasilitas publik yang mengaplikasikan lantai jenis ini karena berbagai keunggulan yang dimilikinya. Secara umum gedung instalasi rumah sakit, pergudangan, pusat perbelanjaan, laboratorium, sekolah-sekolah, dan berbagai jenis properti umum lainnya, memilih lantai epoxy sebagai finishing lantai mereka.

Hal ini memang wajar mengingat lantai epoxy memiliki berbagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh lantai tipe lainnya. Lantai keramik, ubin, vinyl, dan lain sebagainya masih memiliki keterbatasan jika dipasangkan pada gedung dengan areal bentang yang luas. Epoxy lantai adalah yang paling tepat untuk keperluan itu.

Namun demikian, lantai epoxy juga memiliki kekurangan. Kekurangan ini seringkali terlihat beberapa lama setelah proses pemasangan selesai. Mulai dari permukaan cat yang tidak merata, munculnya gelembung partikel dalam lubang pada lantai, hingga keretakan yang seolah-seolah saja muncul di permukaan lantai. Jika sudah begini, umumnya injeksi beton adalah satu-satunya solusi yang dimiliki.

Penyebab Lantai Epoxy Tidak Tahan Lama

Sebelum menggunakan injeksi beton yang notabene akan memerlukan pengecatan epoxy lagi untuk penyempurnaan. Coba perhatikan empat hal yang biasanya menjadi penyebab utama mengapa lantai epoxy tidak berumur lama. Dengan mengetahui penyebabnya dan kemudian bisa dihindari, maka peluang lantai epoxy untuk lebih tahan lama bisa diupayakan.

Penyebab Lantai Epoxy Cepat Rusak

Banjir dan beban yang terlampau berat adalah dua faktor utama yang menyebabkan lantai epoxy cepat rusak

1. Umur Epoxy

Secara ideal lantai epoxy memiliki ketahanan untuk waktu yang lama. Akan tetapi, jika pada kesehariannya lantai ini misalnnya banyak terkontaminasi dengan partikel yang merusak seperti kerikil, pasir, atau pun air, dapat dipastikan usia epoxy akan cepat berkurang.

2. Terendam banjir

Banjir adalah salah satu perusak properti yang paling efektif. Mobil yang terendam bisa rusak, rumah yang terendam banjir bisa rusak dan temboknya bisa retak sehingga membutuh injeksi beton untuk diperbaiki. Bahkan lantai epoxy pun bisa rusak jika terendam banjir dalam waktu yang lama atau terlalu sering. Unsur polimer kimia yang terdapat dalam epoxy dapat rusak jika terendam banjir sehingga membuat lantai menjadi retak dan rapuh.

3. Pembebanan yang berlebihan

Beban yang berlebihan dapat mengakibatkan lantai cepat rusak. Bobot beban yang menindih lantai epoxy dalam waktu yang lama atau mobilitas tinggi akan membuat lantai cepat tergores atau bahkan retak.

4. Proses aplikasi yang keliru

Yang terakhir adalah proses aplikasi lantai yang keliru. Lantai epoxy adalah teknis finishing lantai yang membutuhkan pengalaman dan keterampilan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Ada tahapan dan proses yang tidak boleh salah pada saat aplikasinya. Kesalahan pada proses ini sudah pasti membuat lantai tidak awet dan retak. Ujung-ujungnya akan kembali membutuhkan injeksi beton untuk proses repairing.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *